ASUS ZenBook Series, Laptop yang Membuat Mupeng Abis

Ada yang pernah sedang dalam perjalanan darat Pacitan-Surabaya, lalu ditelpon untuk membuat tulisan yang harus selesai dalam waktu kurang dari lima jam karena akan dimuat di koran nasional?

Ada yang pernah sedang liburan di rumah karena tanggal merah, lalu dikirim voice note untuk menyelesaikan tulisan dan dikirim dalam waktu dua jam, juga karena akan dimuat di koran nasional?

Ada yang pernah dikirim ke lokasi bencana, tapi harus tetap bawa laptop karena bahan-bahan penelitian ada di sana semua?

Ada yang pernah dikirim ke lokasi bencana, dan sehari sebelum kepulangan listrik di kota tersebut mati dan kamu terpaksa mengisi ulang baterai ponsel di laptop, tapi ternyata laptop kamu pun tidak memiliki baterai cukup?

Ada yang pernah sedang liburan di luar kota, lalu tiba-tiba harus menyiapkan bahan rapat untuk masuk keesokan harinya sehingga mau tidak mau di perjalanan kereta pulang ke Jakarta kamu harus menahan kantuk dan lelah untuk berhadapan dengan laptop?

Semua yang telah disebutkan di atas, adalah beberapa hal yang benar-benar terjadi pada saya. Pekerjaan sebagai seorang peneliti memang mengharuskan saya untuk selalu berada dekat-dekat dengan laptop, apapun kondisinya. Atasan saya bahkan tidak mempermasalahkan apakah saya mau bekerja dari rumah, turun lapang berhari-hari, ataupun mengambil cuti, selama laptop ada bersama saya.

Ketika saya berada di salah satu tenda pengungsian di bencanaSulawesi Tengah

Meski saya sehari-hari tetap masuk kantor, tetapi tak jarang juga saya dikirim ke luar kota untuk turun lapang. Selain harus membawa perlengkapan sehari-hari saya juga tetap membawa laptop. Selama di lapangan pun jika saya harus membuka laptop dan bekerja, maka itulah yang saya lakukan. Kondisi-kondisi seperti itulah yang sebenarnya membuat saya jadi berharap untuk memiliki laptop ultra-tipis yang ringan dan ringkas serta supercanggih.

Bersama tas Laptop ASUS kesayangan, saat sedang transit di Bali sehabis turun lapang ke Bima

Laptop yang tipis dan ringan saya butuhkan karena saya sangat mobile dan meskipun saya memakai ransel, tetapi terlalu lama membawa beban yang berat tentu tidak baik untuk kesehatan punggung. Terkadang untuk menyiasatinya saya membagi tugas dengan teman. Saya membawa laptop dan teman saya yang tidak membawa laptop saya minta untuk membawa adaptornya saja, hehe.

Tetapi, ultra-tipis dan ringan saja tidak cukup kalau laptop itu tidak supercanggih. Di dalam pekerjaan saya di bidang penelitian, saya harus memiliki banyak software dengan kapasitas yang besar. Kalau laptopnya biasa aja, duh bakal lemot banget ketika saya harus menjalankan software tersebut.

Nah, ternyata pada tanggal 17 Januari 2019 lalu, salah satu perusahaan laptop favorit saya, ASUS, melakukan launching laptop terbaru mereka di Indonesia. Gak tanggung-tanggung, ASUS mengeluarkan langsung tiga seri ZenBook terbaru mereka, yaitu ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, dan ZenBook 15 UX533.  Ketika melihat fitur dan keunggulan yang dimiliki, duh saya kok jadi kepengen banget yah mengganti laptop saya yang sekarang dengan laptop itu? T_T. Berhubung saya tidak pengen mupeng sendirian, nih, saya jelasin keunggulan tiga laptop terbaru ASUS di ZenBook Series. Baca dengan baik-baik ya, biar kita mupeng berjamaah gitu, hehe.

Pertama, ultra-tipis

Laptop ZenBook Series yang ultra-tipis dan cocok untuk di bawa kemana-mana. Saking tipisnya, foto laptop ini jadi seolah-olah menyatu dengan background putihnya ya!

Seperti yang sudah saya singgung di atas, laptop ultra-tipis adalah salah satu kriteria idaman laptop saya. Buat orang yang selalu mobile, laptop ultra-tipis dan ringan memang pasti menjadi pilihan utama karena membuat barang bawaan saya menjadi ringkas. Nah, seri ZenBook terbaru ASUS, yaitu ZenBook 13 inch UX333, ZenBook 14 inch UX433, dan ZenBook 15 inch UX533 ini semuanya ultra-tipis. Kalau dia tipis, pasti dia ringan, dong. Dan itu sangat terbukti di ketiga laptop ini. Untuk seri ZenBook 13 UX333 dan ZenBook 14 UX433 beratnya hanya 1,19 kg saudara-saudara! Dan kalau kamu suka dengan laptop berukuran lebih besar, ZenBook 15 UX533 hanya memiliki berat 1,67 kg. dengan kriteria seperti itu, tidak heran ya kalau ketiga laptop ini didaulat sebagai The World’s Smallest 13, 14, 15 Inch Laptop.

Terus terang, ini sangat membantu saya. Apalagi sekarang biaya pesawat sedang mahal-mahalnya dan membuat saya harus sering-sering light travel, karena low cost airlines pun sudah mulai memberlakukan biaya bagasi. Nah, dengan laptop ultra-tipis dan ringan ini, saya bisa menghemat biaya dan tenaga karena tidak usah membawa bagasi. Saya juga bisa menghemat waktu karena seringkali di bandara-bandara besar waktu tunggu pengambilan bagasinya cukup lama.

Kedua, supercanggih

Mupeng ga sih punya laptop kayak gini? Desain laptopnya yang ciamik sesuai dengan kecanggihannya

Ketiga laptop seri ZenBook ini hadir dengan intel core generasi ke-8. Kurang canggih apa coba? Selain itu, untuk tampilan grafisnya laptop-laptop ini juga didukung dengan Opsi GPU NVIDIA GeForce MX150 (untuk seri ZenBook 13 UX333 dan ZenBook 14 UX433) dan GTX 1050 Max-Q (untuk seri ZenBook 15 UX533). Ketiga laptop ini juga dilengkapi dengan NVMe PCIe SSD sehingga performanya tinggi sekali dan memiliki kapasitas hingga 512GB. RAM yang ada di ketiga laptop ini juga gak main-main, yaitu 16 GB! Jadi, kalau kamu mencari laptop yang oke untuk kerja, untuk ngedesain, untuk main game, duh semuanya spefisikasi yang kamu butuhkan ada di laptop ini!

Ketiga, superaman dan baterai superlama

Pekerjaan saya yang sering kemana-mana membuat saya membutuhkan laptop yang aman. Bagaimanapun juga, kamu tidak akan pernah tahu kondisi seperti apa yang akan ditemui di daerah-daerah baru. Nah, ketiga seri dari ZenBook ini sudah dilengkapi dengan fitur face recognition jika kamu ingin login. Lupa sama password laptop? Udah gak zaman karena kamu cukup memperlihatkan wajah kamu yang akan dipindai oleh sistem infrared di dalam laptop. Saking canggihnya, jika kamu menggunakan kacamata ataupun topi sistem face recognition tetap dapat mengenali wajah kamu kok! Kalau kamu lagi jerawatan juga laptop canggih ini tetap bisa mengenali kamu, hehe.

Laptop dengan baterai yang lama seperti ASUS ZenBook Series sangat memudahkan pekerjaan saya saat bekerja di luar kantor ataupun turun lapang

Selain itu, laptop dengan daya baterai yang lama dan cepat untuk diisi ulang juga menjadi keunggulan dari laptop ini. Laptop ASUS seri  ZenBook 13 UX333 dan ZenBook 14 UX433 kuat hingga 14 jam dan ZenBook 15 UX533 kuat hingga 16 jam. Baterai laptop yang tahan lama sangat saya butuhkan, selain ketika saya keluar kota juga ketika saya harus bekerja di luar kantor. Syukur-syukur jika tidak sedang ke kantor saya bisa mendapatkan kafe dengan fasilitas lengkap untuk bekerja, tetapi tidak jarang juga saya kesulitan menemukan tempat seperti itu. Dan kalau saya harus mengerjakan sesuatu saat itu juga tetapi baterai laptop tidak mendukung, wah bisa gawat banget itu!

Keempat, supertangguh

ASUS ZenBook Series, Laptop yang dibawa ke kafe oke, dibawa ke daerah terpencil juga oke

Sudah saya bilang kan yaa kalau saya sering dikirim ke lokasi bencana atau ke daerah-daerah. Nah, lokasi-lokasi tersebut tidak bisa diduga loh bagaimana kondisinya. Oleh karena itu, saya butuh laptop yang super tahan banting. Laptop yang kalau terhimpit, terinjak, terjatuh atau terkena cuaca esktrem tetap dapat menghasilkan performa yang tinggi. Nah, laptop dari seri ASUS ZenBook ini ketiga-tiganya udah punya sertifikasi military grade alias tahan dengan semua risiko tadi, guys! Duh makin mupeng kan?

 

Suasana sore hari di KRL. Kebayang kan bagaimana was-wasnya saya jika membawa laptop yang tidak tahan banting?

Memiliki laptop ini pun juga akan membuat saya jadi tidak ragu untuk membawanya masuk ke dalam KRL Jabodetabek. Loh, apa hubungannya? Ada dong. Bagi pengguna KRL sehari-hari pasti tahu betapa penuh dan seramnya kondisi KRL di hari kerja. Selama ini saya selalu was-was kalau membawa laptop pulang karena saya takut terhimpit dan membuat layar laptop pecah.

Bisa sih tas saya ditaruh di rak tas di dalam kereta, tetapi seringkali rak tersebut sudah penuh oleh tas-tas lain. di saat seperti itu, saya biasanya hanya pasrah agar laptop saya tidak kenapa-kenapa. Tapi, kalau saya punya laptop seperti ZenBook ini, duh saya bakalan bisa tersenyum lebar deh di kereta walaupun sedang sepenuh apapun!

Kelima, supercantik

yakin ga mau punya laptop secantik ini untuk dibawa-bawa?

Karena desainnya yang ultra-tipis, membuat kamu yang membawa laptop ini jadi terlihat lebih cling. Warna-warna yang ditawarkan pun cantik-cantik banget loh, ada royal blue dan icicle silver. Untuk ZenBook UX333FN bahkan ada warna burgundy red. Selain cantik, tampilan keyboardnya yang ergonomis juga akan membuat tangan kamu tidak terlalu cepat lelah ketika mengetik. Fitur ini sangat cocok buat saya yang pekerjaannya memang banyak membuat laporan penelitian, huhu.

Saat kamu membutuhkan numberpad di Asus ZenBook UX 333, kamu bisa memunculkannya lewat LED di bagian touchpad. Keren, kan?

Agar tampilan dari Laptop ZenBook 13 inch UX333 dan Zenbook 14 inch UX433 semakin cantik, ASUS membuat inovasi dengan membuat numberpadnya tidak ada secara fisik tetapi dapat dimunculkan di touchpad ketika kamu membutuhkannya. Dengan begitu, ukuran kedua laptop yang mungil ini akan tetap membuat kamu nyaman dalam mengetik. Sedangkan untuk Laptop ZenBook 15 inch UX533, numberpadnya tetap ada di badan keyboard karena ukuran laptopnya yang besar.

Ketiga seri dari laptop ZenBook ini juga dilengkapi dengan fitur ErgoLift Design sehingga badan laptop akan terangkat ketiga digunakan. Hal ini membuat laptop kamu tidak gampang panas. Jadi, buat yang suka naruh laptop di paha, kamu bisa mengucapkan selamat tinggal buat laptop yang sering buat kaki kamu panas.

Kalau kamu masih penasaran dan  mau tahu spesifikasi lengkap ASUS ZenBook Series, kamu bisa lihat tabel di bawah ini ya.

Main Spec. ASUS ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, ZenBook 15 UX533
CPU Intel Core i5 8265U Quad Core Processor (6M Cache, up to 3.4GHz)

Intel Core i7 8565U Quad Core Processor (8M Cache, up to 4.6GHz)

Operating System Windows 10 Home
Memory Up to 16GB LPDDR3 RAM
Storage 512GB M.2 NVMe PCIe SSD
Display 13,3” (16:9) FHD (1920×1080) with NanoEdge Display (UX333)

14” (16:9) FHD (1920×1080) with NanoEdge Display (UX433)

15,6” (16:9) FHD (1920×1080) with NanoEdge Display (UX533)

Graphics Discrete graphics NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q (UX533)

Discrete graphics NVIDIA GeForce MX150 (UX333 & UX433)

Integrated Intel UHD Graphics 620

Input/Output 1 x USB3.1 Type-C (GEN 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 1), 1 x HDMI, 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
Camera HD IR/RGB Combo Camera
Connectivity Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
Audio Harman Kardon certified audio system with ASUS SonicMaster surround-sound technology, Array microphone with Cortana voice-recognition support
Battery 50WHrs 3-cell battery (UX333 & UX433)

73WHrs 4-cell battery (UX533)

Dimension (WxDxH) 302 x 189 x 16,9 mm (UX333)

(WxDxH) 319 x 199 x 15,9 mm (UX433)

(WxDxH) 354 x 220 x 17,9 mm (UX533)

Weight 1,19Kg with Battery (UX333 & UX433)

1,67Kg with Battery (UX533)

Colors Royal Blue, Icicle Silver, Burgundy Red
Price TBA
Warranty 2 tahun garansi global

Gimana? Makin mupeng kan setelah baca tulisan saya dan spesifikasi lengkap ketiga laptop ASUS ZenBook Series? Kamu yang baca aja mupeng apalagi saya, hehe. Saking mupengInya makanya saya ikutan lomba review laptop ini. Doakan saya menang, yah. jika saya menang, yakin deh Laptop ini juga akan senang banget kalau dimiliki oleh saya. Laptop mana coba yang tidak senang jika dibawa kerja sambil jalan ke daerah-daerah eksotis di Indonesia? 😛

Depok, 17 Februari 2019

Tulisan ini diikutsertakan pada lomba The World’s Smallest 13, 14, 15 Inch Laptop yang diselenggarakan oleh ASUS bekerjasama dengan Kak Rien

2 thoughts on “ASUS ZenBook Series, Laptop yang Membuat Mupeng Abis

Leave a Reply to aishaputrina Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *